BPJS Kesehatan Sumbagsel dan Jambi Gelar Kompetisi RS Berkualitas - rumahsakitNews - Indonesia's Health Care News

BPJS Kesehatan Sumbagsel dan Jambi Gelar Kompetisi RS Berkualitas

JAKARTA, RS- Dalam rangka memacu kualitas pelayanan rumah sakit bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Kantor Deputi Wilayah Sumatera Bagian Tengah dan Jambi menggelar kompetisi rumah sakit berkualitas.

Menurut Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbagteng dan Jambi, Siswandi, lomba ini untuk memberikan apresiasi terhadap rumah sakit sehingga dapat dilahirkan persaingan positif antar-rumah sakit, dalam rangka percepatan penuntasan pencapaian kepesertaan.

"Fokus kami, keberlangsungan finansial, bagaimana menjamin keberlangsungan program JKN dengan peningkatan rekrutmen peserta potensial dan meminimalkan adverse selection, peningkatan kolektibilitas iuran dan seluruh segmen. Kami terus melakukan perbaikan walau hasilnya saat ini sudah di atas total target tahunan Annual Management Contract (AMC), semuanya untuk menuju Cakupan Semesta pada 2019," kata Siswandi, pekan ini.

BPJS Kesehatan, kata Siswandi, juga tengah berupaya meningkatkan kepastian dan kemudahan pembayaran iuran serta penerapan penegakan aturan bagi fasilitas kesehatan serta peserta JKN-KIS dan Badan Usaha yang melanggar aturan.

Selain itu, menigkatkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan dana operasional, serta optimalisasi kendali mutu dan kendali biaya Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan.

Fokus lainnya, lanjut Siswandi, memacu kepuasan peserta dengan perbaikan sistem pelayanan online untuk seluruh peserta serta implementasi Coordination of Benefit (COB) untuk Peserta Pekerja Penerima Upah.

"Kami juga mengupayakan perluasan dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan (tingkat pertama dan lanjutan) khususnya optimalisasi peran FKTP sebagai link pelayanan tingkat pertama," ujar Siswandi.

Sedangkan fokus menuju cakupan semesta, lanjut Siswandi, dilakukan dengan cara percepatan rekrutmen peserta, mobilisasi peran strategis kelembagaan baik pemerintah maupun non pemerintah agar masyarakat sadar pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan.

"Untuk itu, kami juga terus meningkatkan kemampuan kader JKN-KIS melalui organisasi kemasyarakatan dan keagamaan yang memiliki struktur berbasis masyarakat dengan pola kerjasama dan pertanggungjawaban yang jelas," ujar Siswandi. (rs-2)

Tidak ada komentar:

Rumahsakit.co tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Diberdayakan oleh Blogger.