Toyota Mulai Kirim Robot ke Rumah Sakit - rumahsakitNews - Indonesia's Health Care News

Toyota Mulai Kirim Robot ke Rumah Sakit

Robot Welwalk WW-1000 produksi Toyota.
JAKARTA, RS- Anda mungkin masih berpikir robot digunakan untuk membantu pabrik mobil. Tentu, itu akan tetap berlaku untuk sementara waktu, tapi kini dan di masa depan, robot juga akan membantu kita untuk pulih dari stroke. Robot juga ke depan akan bisa menggantikan psikiater.

Saat ini, Toyota sedang memamerkan robot Welwalk WW-1000-nya, sebuah mesin yang dapat merehabilitasi korban stroke sekitar 60 persen lebih cepat daripada fisioterapi reguler, menurut berita yang dilansir forbes.com, hari ini.

Selain jenis robot itu, Toyota juga memperlihatkan teknologi roborik untuk mendukung manusia antara lain untuk membantu mengambil barang, menarik tirai, dan melakukan tugas kasar lainnya yang biasanya dibutuhkan oleh pasien yang terbaring di tempat tidur.
Toyota juga menyebutkan sebuah robot yang berpakaian seperti Teddy Bear, yang bisa berbicara dengan pasien.

Sekitar 300.000 orang menderita stroke setiap tahun di Jepang. Di Jepang kelompok umur semakin tua jauh lebih cepat daripada kebanyakan tempat lain (Jerman berada dalam situasi yang sama) yang berarti lebih banyak pasien lanjut usia, dan lebih sedikit orang muda yang merawatnya. Masukkan bot medis yang pada akhirnya akan bisa menggantikan perawat.

Mesinnya dibuat di lab robotika 200 orang di Hirose, Jepang, dan disewakan ke rumah sakit. Robot Welwalk WW-1000 bisa disewa seharga sekitar $ 3.200 per bulan. Untuk saat ini bot hanya tersedia di Jepang. Untuk penjualan ke negara lain, harus disesuaikan dengan fisik populasi. Model saat ini hanya membawa pasien sampai 95 kg (210 lbs), dan tingginya sampai 190 cm (6 kaki 3). Yang lebih berat dan lebih tinggi harus mencari perawatan manual.

Ketika ditanya apakah Toyota merencanakan produksi massal perawat robot untuk menebus penurunan penjualan mobil, Toshiyuki Isobe, kepala lab robotika Toyota, mengatakan bahwa perusahaan tersebut tidak terpaku untuk menjadi perusahaan mobil. "Toyota mulai sebagai pembuat alat tenun, dan baru masuk ke mobil nanti," kata Isobe. "Misi kami selalu adalah untuk membuat hal-hal praktis yang melayani suatu tujuan. Jika ada kebutuhan untuk memproduksi robot secara massal, kami akan membuatnya." (rs-4)

Tidak ada komentar:

Rumahsakit.co tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Diberdayakan oleh Blogger.