Kerja Sama Persi dan Aqua Sasar 200 Rumah Sakit - rumahsakitNews - Indonesia's Health Care News

Kerja Sama Persi dan Aqua Sasar 200 Rumah Sakit

Penandatanganan kerja sama Persi dan Aqua.
JAKARTA, JO- Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) memiliki visi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit Indonesia. Organisasi ini pun melakukan kerja sama dengan Aqua selaku produsen air minum dalam kemasan (SMDK) untuk meningkatkan kualitas air di rumah sakit Indonesia.

Program kerjasama antara PERSI dan Aqua ini diharapkan dapat menyasar 200 rumah sakit dan dapat menjangkau 10 ribu tenaga medis serta 20 ribu pasien pada tahun pertamanya.

"Dalam kerjasama ini kami tidak hanya memberikan edukasi dalam pengelolaan dan pengawasan air bersih di rumah sakit, kami juga akan menyampaikan edukasi seputar pentingnya hidrasi berkualitas bagi masyarakat guna mewujudkan Indonesia yang lebih sehat," tegas Leila Djafar, Vice President General Secretary Danone Indonesia, di Jakarta, akhir April 2017.

Kedua belah pihak berharap program ini tidak hanya menyadarkan para pelaku dan pengolah rumah sakit namun juga meningkatkan daya saing dan mutu RS Indonesia sehingga setaraf dengan RS di negara maju.

Sementara itu, Ketua Umum PERSI dr Kuntjoro Adi Purjanto, M Kes mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan agenda pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan untuk memajukan mutu rumah sakit, di mana ketersediaan air bersih berkualitas demi Keselamatan Pasien (Patient Safety) adalah salah satu syarat mutlak untuk mendapatkan sertifikasi akreditasi bertaraf nasional maupun internasional.

"PERSI memiliki visi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia. Salah satu poin untuk membantu merealisasikan hal tersebut adalah dengan mengelola serta mengawasi kesehatan lingkungan rumah sakit, khususnya penyehatan dan pengawasan kualitas air bersih sesuai dengan prosedur keamanan yang telah dirumuskan pada persyaratan KARS, Kepmenkes 1204/2004 dan Permenkes 492 tahun 2010," kata Kuntjoro Adi Purjanto, M Kes.

Menurut dr Kuntjoro Adi berdasarkan ketentuan dari Akreditasi Nasional bidang Fasilitas Manajemen Keamanan (FMK), setiap rumah sakit harus memiliki surat jaminan kualitas dari pihak ketiga (penyedia sumber air), terutama bila terjadi kejadian bencana. Persyaratan sistem utilitas di rumah sakit pada syarat akreditasi juga mewajibkan ketersediaan air bersih dan listrik selama 24 jam dalam 7 hari. (rs-4)


Tidak ada komentar:

Rumahsakit.co tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Diberdayakan oleh Blogger.